
Cianjur – Selasa, 28 Januari 2026. Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur, Bapak Dr. Riky Afrimon, didampingi jajaran struktural Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur, menghadiri undangan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur dalam rangka Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan diawali dengan ramah tamah yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Cianjur, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cianjur. Suasana kebersamaan dan silaturahmi antar pimpinan daerah terasa hangat sebagai wujud sinergi lintas instansi dalam mendukung kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan religius.
Selanjutnya, rangkaian acara dilanjutkan dengan Kajian Tauhid yang disampaikan oleh KH. Abdullah Gymnastiar (AA Gym) bertempat di Masjid Agung Cianjur. Dalam tausiahnya, AA Gym mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap amal perbuatan.
AA Gym menyampaikan bahwa keberkahan hidup tidak selalu diukur dari banyaknya harta, melainkan dari kebermanfaatan dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan.
“Sedekah itu bukan soal besar atau kecilnya nominal, tapi tentang keikhlasan hati. Ketika kita gemar bersedekah, Allah akan melapangkan rezeki dan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan,” tutur AA Gym dalam tausiahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur, Dr. Riky Afrimon, menyampaikan bahwa momentum peringatan Isra Mi’raj ini menjadi sarana refleksi spiritual bagi seluruh aparatur pemerintah.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita diingatkan untuk terus meningkatkan keimanan dan integritas, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pedoman dalam bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ujar beliau.
Kehadiran Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Cianjur dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus menjalin sinergi dengan Forkopimda serta mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari penguatan nilai moral dan spiritual aparatur negara.
